Di tengah derasnya arus revolusi digital dan perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), dunia pendidikan Islam menghadapi tantangan sekaligus peluang besar yang belum pernah terjadi sebelumnya. Buku Pendidikan Islam di Era Artificial Intellegence: Fiqh, Etika, dan Transformasi Kurikulum Digital hadir sebagai jawaban akademik dan reflektif atas berbagai perubahan tersebut. Buku ini tidak hanya membahas bagaimana teknologi AI mengubah sistem pendidikan, tetapi juga mengupas secara mendalam bagaimana Islam memandang perkembangan teknologi dari perspektif fiqh, etika, spiritualitas, dan kemanusiaan. Dengan pendekatan yang integratif, pembaca diajak memahami bahwa pendidikan Islam tidak boleh tertinggal dari kemajuan zaman, namun juga tidak boleh kehilangan ruh akhlak, nilai tauhid, dan orientasi peradaban dalam menghadapi modernitas digital.
Disusun dengan gaya akademik yang mengalir, kritis, dan visioner, buku ini menawarkan gagasan tentang transformasi kurikulum digital, literasi AI, moderasi beragama di ruang virtual, Digital Taqwa Framework, roadmap pendidikan Islam digital, hingga manifesto pendidikan Islam era AI. Buku ini sangat relevan bagi dosen, guru, mahasiswa, peneliti, pengelola lembaga pendidikan, pengambil kebijakan, dan siapa saja yang peduli terhadap masa depan pendidikan Islam. Lebih dari sekadar kajian teori, buku ini merupakan panggilan intelektual dan moral untuk membangun generasi Muslim yang mampu menguasai teknologi tanpa kehilangan adab, mampu bersaing secara global tanpa kehilangan identitas spiritual, serta mampu menjadikan kecerdasan buatan sebagai sarana membangun peradaban yang berkeadilan, berakhlak, dan rahmatan lil ‘alamin.